Sabtu, 31 Oktober 2009

SJP Masuk Tabloid Cing....

Pramuka SMPN 18 Bogor Lantik Anggota Baru

Posted by kurniawan on Aug 1st, 2009 and filed under Breaking News. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry
Pramuka SMPN 18 Bogor Lantik Anggota Baru

Aksara – Praja Muda Karana (Pramuka) merupakan salah satu ekstra kulikuler sekolah yang saat ini banyak digemari para siswa sekolah, baik Sekolah Lanjutan Pertama (SMP) ataupun Sekolah Menengah Atas (SMA).
Berbagai keterampilan dapat diperoleh setiap siswa jika mau mengikuti semua kegiatan dan latihan secara tekun. Tentunya harus dengan keiinginan yang tumbuh dari siswa sendiri dan dorongan dari pihak lain agar para siswa mau mengikutinya. Begitu pula para guru dan pelatih, mereka harus mengenalkan Pramuka tersebut dengan baik dan menarik agar para siswa pun tertarik untuk mengikutinya.

Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 18 Kota Bogor Drs. Kusmana menggelar pelantikan Pramuka kepada para anggota barunya di Gedung SMP Negeri 18 Bogor (2/7/2009) malam. Acara tersebut merupakan langkah awal agar para angota baru di Pramuka tersebut bersemangat mengikuti kegiatan ekstra kulikuler tersebut.
Kepala Sekolah SMP Negeri 18 Kota Bogor Drs. Kusmana (kiri) Pembina Pramuka SMP Negeri 18 Bogor.
Dia mengatakan bahwa pelantikan tersebut adalah salah satu cara agar para anggota baru tertarik dan mau bersunguh-sungguh mengikuti semua kegiatan yang menjadi rutinitas Pramuka guna meningkatkan rasa tanggung jawab dan keyakinan pada diri sendiri.

Drs. Kusmana mengungkapkan Pramuka di sekolahnya tersebut memang patut diacungi jempol. Pasalnya, dalam waktu satu tahun delapan bulan, mereka telah meraih 24 penghargaan baik tingkat Kota ataupun Provinsi, tepatnya sejak dia memimpin sekolah tersebut pada bulan Oktober tahun 2007 lalu.
“Alhamdulillah, setelah saya mantapkan untuk mengutamakan pendidikan non akademis disamping mengembangkan sistim pendidikan akademis yang sedang berjalan, terbukti pramuka SMP Negeri 18 Bogor mampu meraih prestasi yang gemilang sehingga mampu mengharumkan nama Kota Bogor ,” ujarnya.

“Saya, sambungnya, akan terus berusaha mempertahankan dan meningkatkan prestasi pramuka sekolah ini. Memberikan dorongan, pelatihan, dan pengarahan kepada para guru merupakan cara yang saya lakukan agar mereka pun menjadi contoh yang baik bagi anak didiknya,” tegasnya.

Dia menambahkan bahwa Pramuka SMP Negeri 18 uga sering megadakan acara diluar sekolah. Bahkan, pada malam Tahun Baru 2009 kami mengadakan pelantikan para anggota Tantama dan Ramu sehingga mereka merasakan kebersamaan yang erat saat menikmati masa indah saat mengikuti Pramuka.

Pembina Pramuka SMP Negeri 18 Bogor Yudir Suhaedir mengatakan, saat ini Pramuka disekolahnya telah beranggotakan sebanyak 60 siswa. Mereka berlatih setiap seminggu sekali setiap hari Sabtu dan jika akan mengikuti perlombaan, mereka bisa berlatih sebanyak tiga kali dalam seminggu.

“Namun untuk siswa kelas tiga, kepala sekolah hanya mengizinkan para siswa mengikuti semua kegiatan ekstra kulikuler sampai bulan Desember saja. Hal tersebut dikarenakan agar para siswa kelas tiga dapat berkonsentrasi pada pelajaran akademis mereka sehingga ketika ujian akhir nanti, mereka dapat mengikutinya denga baik,” ujar Yudir.

Yudir mengungkapkan banyak juga anggota Pramuka SMP Negeri 18 Bogor yang berhasil mengharumkan nama sekolah dan Kota Bogor di bidang akademis. Diantaranya yakni Rizki Darmawan siswa kelas IX (sembilan) E dan Syahrizal Sidik kelas IX G yang berhasil menjadi Juara pertama Lomba Mengarang Cerpen Bahasa Indonesia dan Sunda di tingkat Kota dan Provinsi,

“Hal tersebut merupakan bukti bahwa ekstra kulikuler Pramuka tidak hanya menambah keterampilan siswa dlam baris-berbaris dan lain-lain. Tapi juga bias menambah kedisiplinan dan tanggung jawab siswa dalam menjalankan kewajibannya sebagi seorang pelajar,” tegas Yudir.

Wakil kepala Sekolah SMP Negeri 18 Kota Bogor menambahkan bahwa saat ini masih banyak kekurangan yang kadang membuat ragu siswa ketika akan memilih Pramuka sebagai ekstra kulikulernya.

“Sekarang ini, Pramuka belum menjadi ekstra kulikuler yang diprioritaskan di sekolah-sekolah. Padahal, jika prestasi di Pramuka dijadikan nilai tambah ketika mereka akan masuk SMP atau SMA, tentunya mereka akan mengikuti Pramuka dengan sungguh-sungguh sejak mereka mengikuti kegiatan tersebut di sekolah dasar,” paparnya (van)
Disunting dari Tabloid AKSARA Bogor.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar